UIN STS Jambi Bahas Reformasi Akreditasi dan Rekognisi Internasional dalam Raker 2026

Berita 3 menit baca 201 kali dilihat
UIN STS Jambi Bahas Reformasi Akreditasi dan Rekognisi Internasional dalam Raker 2026

Hadirkan Dewan Eksekutif BAN-PT dan Rektor UIN Jakarta

JAMBI – Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi menggelar rapat kerja (raker) 2026 di Sutha Inn, Telanaipura, Jambi. Kegiatan yang berlangsung pada hari pertama, Senin (26/1/2026), menghadirkan pemateri yang luar biasa.

Raker ini menjadi forum strategis untuk memperkuat arah kebijakan pengembangan kampus. Selain itu, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk menyelaraskan kebijakan nasional dengan implementasi mutu di tingkat perguruan tinggi.

Pemateri pertama, anggota Dewan Eksekutif Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), Prof. Johni Najwan, memaparkan kebijakan terbaru pemerintah. Ia menjelaskan Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 39 Tahun 2025 yang membawa perubahan signifikan.

Menurut Prof. Johni, regulasi tersebut menghadirkan peluang sekaligus tantangan baru dalam sistem akreditasi nasional. Pemerintah menegaskan kembali peran akreditasi sebagai instrumen utama penjaminan mutu pendidikan tinggi.

Ia menyampaikan bahwa reformasi akreditasi kini lebih menitikberatkan pada kualitas dan efisiensi. Oleh karena itu, akreditasi tidak lagi dipandang sekadar proses administratif berbasis dokumen. “Penjaminan mutu harus dijalankan secara sistematis dan berkelanjutan melalui siklus yang jelas,” ujar Prof. Johni di hadapan peserta rapat kerja.

Dalam paparannya, Prof. Johni menyoroti penguatan peran BAN-PT dalam menjaga kesetaraan standar mutu perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Ia menjelaskan adanya pengaturan ulang kewenangan akreditasi, termasuk mekanisme koordinasi dan transisi kebijakan.

Selain itu, ia juga menekankan implementasi Pasal 115 Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025. Pasal tersebut menjadi landasan operasional baru bagi perguruan tinggi dalam mengelola sistem penjaminan mutu internal. Kebijakan ini menuntut kampus untuk lebih proaktif melakukan evaluasi diri secara berkelanjutan. Dengan demikian, budaya mutu diharapkan tumbuh secara nyata dalam seluruh aktivitas akademik dan kelembagaan.

Sementara itu, pemateri kedua, Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Asep Saepuddin Jahar, memaparkan praktik terbaik pencapaian rekognisi internasional. Ia menegaskan bahwa pengembangan perguruan tinggi tidak hanya bertumpu pada kebijakan, tetapi juga karakter seluruh sivitas akademika.

Menurut Prof. Asep, pembangunan ekosistem akademik yang sehat menjadi kunci utama daya saing global. Ia menilai bahwa rasa cinta terhadap kampus harus ditanamkan kepada seluruh sivitas akademika. “Perguruan tinggi yang berkembang adalah kampus yang mampu membangun karakter, kebanggaan, dan komitmen bersama,” ujarnya.

Materi selanjutnya disampaikan oleh Ketua Senat UIN STS Jambi, Prof. Mukhtar. Ia memaparkan bagaimana kolaborasi global pendidikan: menuju world class university.” Perjalanan menuju World Class University merupakan maraton panjang yang membutuhkan komitmen seluruh sivitas akademika,” jelasnya.

Prof. Mukhtar melanjutkan, bahwa kolaborasi Global bukan lagi sebuah pilihan, melainkan syarat mutlak. Dengan dukungan regulasi terbaru (Permendikti-Saintek 39/2025), transisi menuju kemandirian institusi, dan peningkatan standar biaya riset, institusi kita memiliki peluang besar. “Kita tidak hanya mengejar peringkat, tetapi memastikan setiap Tri Dharma memberikan kemaslahatan nyata bagi kemanusiaan di tingkat dunia,” tutupnya.

Rapat kerja 2026, UIN STS Jambi ini diharapkan menjadi momentum konsolidasi strategi. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat kesiapan institusi dalam menghadapi dinamika pendidikan tinggi berbasis sains dan teknologi.

Fotografer: Budi Prasetio

Syafitri Handayani

Lihat semua artikel →

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

© 2026 Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. All Rights Reserved. UTIPD 2026.