Wisuda UIN STS Jambi, Menteri Agama RI Hadir Berikan Pesan Inspiratif

Berita 2 menit baca 484 kali dilihat
Wisuda UIN STS Jambi, Menteri Agama RI Hadir Berikan Pesan Inspiratif

UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi kembali menggelar prosesi wisuda pada Minggu, (29/6). Ini merupakan hari kedua pelaksanaan wisuda sarjana ke-69, magister ke-42, dan doktor ke-18. Prosesi berlangsung di Auditorium Chatib Quzwain dengan suasana khidmat dan penuh haru.

Menariknya, wisuda kali ini menjadi lebih istimewa dengan kehadiran Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar. Selain itu, turut hadir Wakil Gubernur Jambi, anggota senat UIN STS Jambi, Ketua prodi, dan wali wisudawan. Hadir pula staf khusus menteri, Dr. Ismail Cawidu, dan Direktur Penyelenggaraan Haji dari Kemenag RI.

Dalam sambutannya, Menteri Agama menyampaikan pesan penting tentang tanggung jawab sarjana lulusan perguruan tinggi keagamaan. Menurut beliau, masyarakat memiliki ekspektasi tinggi terhadap lulusan sarjana keagamaan sebagai figur yang berakhlak mulia. Namun, beliau menekankan bahwa para lulusan tetaplah manusia biasa yang terus harus belajar dan memperbaiki diri.

Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa keunggulan UIN terletak pada sumber keilmuannya yang beragam. Jika perguruan tinggi umum hanya mengandalkan akal dan logika, maka UIN juga mengembangkan intuisi dan ilham. Ia menyebutkan bahwa pembelajaran di UIN tak hanya bersifat deduktif, tapi juga bersumber dari nilai spiritual.

Sebagai contoh, beliau menyinggung pentingnya mimpi dalam Al-Qur’an sebagai bagian dari sumber pembelajaran. Mimpi para nabi seperti Ibrahim dan Yusuf menjadi bukti bahwa ilham ilahi itu nyata dan membimbing kehidupan. Oleh sebab itu, mahasiswa UIN diharapkan tak hanya memahami teks, tapi juga membaca ayat-ayat semesta.

Beliau juga mengingatkan bahwa ilmu di UIN tidak hanya berasal dari guru manusia, namun juga dari ciptaan Allah. Contohnya, Nabi Musa belajar dari pohon dan Nabi Sulaiman belajar dari burung, sebagai simbol pembelajaran makrokosmos. Maka dari itu, mahasiswa UIN harus mampu membaca kitab mikro dan makrokosmos sebagai bagian dari ilmu wahyu.

Menutup pidatonya, Menteri Agama berpesan agar para wisudawan tetap rendah hati dan terus belajar sepanjang hayat. Ia berharap para alumni UIN dapat menjadi duta moderasi beragama dan agen perubahan di tengah masyarakat. Dengan penuh semangat, beliau mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan berharap sukses menyertai langkah mereka.

Prosesi wisuda kemudian dilanjutkan dengan pengukuhan para lulusan oleh Rektor UIN STS Jambi, Prof. Dr. H. Kasful, M.Pd. Wisuda hari kedua ini berlangsung lancar, penuh makna, dan menjadi momen tak terlupakan bagi para peserta dan keluarga.

Syafitri Handayani

Lihat semua artikel →

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

© 2026 Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. All Rights Reserved. UTIPD 2026.