UIN STS Jambi Tegaskan Komitmen Inklusif: Pertemuan dengan Orang Tua Mahasiswa Difabel

Berita 3 menit baca 399 kali dilihat
UIN STS Jambi Tegaskan Komitmen Inklusif: Pertemuan dengan Orang Tua Mahasiswa Difabel

Rektor UIN Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi, Prof. As’ad, M.Pd, mengadakan pertemuan dan dialog bersama orang tua atau wali calon mahasiswa jalur difabel. Pertemuan tersebut berlangsung di ruang senat lantai enam gedung rektorat UIN STS Jambi, Senin (29/7).

Kehadiran orang tua dan wali calon mahasiswa jalur difabel disambut hangat. Turut hadir Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan, Kepala Biro AUPKK, dan Kepala Biro AAKK. Selain itu, Kabag Akademik dan Koordinator Pusat Gender, Anak, dan Disabilitas juga ikut serta. Pertemuan ini menunjukkan komitmen UIN STS Jambi dalam mendukung pendidikan inklusif.

Rektor UIN STS Jambi, Prof. As’ad, memberikan sambutan hangat kepada para orang tua dan wali. Ia mengungkapkan rasa bangganya dapat berinteraksi langsung dengan mereka. Prof. As’ad menegaskan pentingnya peran orang tua dalam mendukung pendidikan anak-anak mereka. Beliau berharap semua calon mahasiswa tetap semangat dalam menempuh pendidikan.

“Kami di UIN STS Jambi berkomitmen untuk menyediakan lingkungan belajar yang ramah bagi mahasiswa difabel. Jangan pernah takut untuk kuliah di sini. Kalian harus percaya diri dan semangat,” kata Prof. As’ad.

Rektor juga menjamin bahwa mahasiswa difabel dapat mengikuti perkuliahan dengan nyaman. Pertemuan ini bertujuan untuk memperkenalkan UIN STS Jambi sebagai kampus inklusif. Selain itu, rektor juga memastikan mahasiswa istimewa ini mendapatkan fasilitas yang memadai. “Kita akan terus mengupayakan UIN STS Jambi menjadi kampus inklusif. Hal ini menunjukkan komitmen kami terhadap pendidikan yang setara bagi semua,” tegasnya.

Rektor juga mengungkapkan rencana untuk memberikan beasiswa KIP bagi mahasiswa difabel. “Saya telah berkoordinasi dengan Wakil Rektor I dan Kepala Biro AAKK. Kalian akan mendapatkan beasiswa KIP untuk mendukung studi kalian di sini, Ini merupakan langkah nyata UIN STS Jambi dalam mendukung pendidikan inklusif,” ujar Prof. As’ad.

Nisaul Fadilah, Ph.D, Koordinator Pusat Gender, Anak, dan Disabilitas, turut memberikan penjelasan. Ia menyampaikan bahwa saat ini terdapat 17 mahasiswa difabel yang belajar di UIN STS Jambi. “Tiga dari mereka telah lulus dengan predikat cumlaude. Dimas saat ini sudah melanjutkan kuliah S2 dengan beasiswa, kemudian tika sudah lulus diterima salah satu BUMN, dan Pandu juga lulus tepat waktu. Ini adalah bukti bahwa mahasiswa difabel dapat berprestasi dengan baik,” jelas Nisaul Fadilah.

Nisaul juga menyatakan bahwa UIN STS Jambi terus berupaya meningkatkan fasilitas bagi mahasiswa difabel. UIN STS Jambi berkomitmen untuk menyediakan aksesibilitas yang lebih baik di lingkungan kampus. Hal ini termasuk penyediaan fasilitas pendukung bagi mahasiswa dengan kebutuhan khusus.

Kabag Akademik, Saparuddin, M.Pd.I melaporkan, saat ini ada 9 mahasiswa difabel yang mengikuti tes wawancara. “Tes wawancara dilakukan untuk mengetahui bakat dan minat mahasiswa. Dan tes dilakukan oleh psikolog dan pengajar dari SLB,” jelasnya.

Di akhir pertemuan, Prof. As’ad mengajak semua pihak untuk bekerja sama. “Kita harus bergandengan tangan dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif,” ujarnya. Rektor berharap UIN STS Jambi dapat menjadi pelopor dalam pendidikan inklusif di Indonesia. Dukungan dari berbagai pihak sangat penting dalam mewujudkan tujuan tersebut.

Orang tua dan wali yang hadir dalam pertemuan ini mengapresiasi langkah UIN STS Jambi. Mereka merasa begitu terharu mengetahui komitmen UIN STS Jambi dalam mendukung pendidikan anak-anak mereka. Beberapa orang tua mengungkapkan kekhawatiran mereka, dengan mengajukan pertanyaan, namun mendapat tanggapan positif dari seluruh pimpinan yang hadir.

Salah seorang orang tua calon mahasiswa mengungkapkan rasa haru dan terimakasih luar biasa kepada UIN STS Jambi. “Saya dari Bengkulu, sengaja membawa anak saya untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi. Sebab saya melihat UIN STS Jambi salah satu kampus yang berhasil mendidik mengantarkan anak-anak istimewa ke jenjang sarjana,” ujarnya penuh haru.

Pertemuan ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan orang tua terhadap UIN STS Jambi. Kampus ini berkomitmen untuk menjadi tempat belajar yang nyaman bagi semua mahasiswa. Dengan berbagai upaya yang dilakukan, UIN STS Jambi siap menyambut mahasiswa difabel dengan penuh dukungan.

Syafitri Handayani

Lihat semua artikel →

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

© 2026 Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. All Rights Reserved. UTIPD 2026.