UIN STS Jambi Siapkan Dosen dan Tendik Melek AI Lewat Sertifikasi Gemini Certified Faculty

Berita 3 menit baca 217 kali dilihat
UIN STS Jambi Siapkan Dosen dan Tendik Melek AI Lewat Sertifikasi Gemini Certified Faculty

JAMBI — Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi terus memperkuat transformasi digital. Kegiatan ini berlangsung di amphitheater lantai 4 rektorat, Senin (23/2/2026). Kali ini, UIN STS Jambi menggandeng Google for Education dan Paideia. Kolaborasi itu diwujudkan melalui pelatihan dan sertifikasi Gemini Certified Faculty. Kegiatan ini ditujukan bagi dosen dan tenaga kependidikan UIN STS Jambi.

Program ini menjadi langkah strategis menghadapi perkembangan teknologi global. Terlebih lagi, kecerdasan artifisial kini berkembang sangat pesat. Oleh karena itu, perguruan tinggi dituntut beradaptasi secara cepat dan terukur. Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi digital sivitas akademika.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan, Dr. Ayub Mursalin, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan ini relevan dengan kebutuhan zaman. Ia menegaskan bahwa dunia berkembang dengan kecepatan informasi yang luar biasa.

Salah satu faktor pendorongnya adalah perkembangan Artificial Intelligence atau AI. Karena itu, dosen dan tenaga kependidikan perlu memahami pemanfaatan AI secara tepat. Ia berharap sertifikasi ini dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan layanan akademik.

Selain itu, kerja sama dengan Google for Education menunjukkan komitmen kampus terhadap inovasi. Kemitraan ini juga membuka peluang penguatan ekosistem pembelajaran berbasis teknologi. Dengan demikian, UIN STS Jambi tidak tertinggal dalam arus digitalisasi pendidikan tinggi.

Sementara itu, perwakilan Paideia, Aziz Rei, menjelaskan urgensi pelatihan tersebut. Ia menyebutkan bahwa kecepatan teknologi informasi saat ini sangat tinggi. Perubahan terjadi dalam hitungan bulan bahkan minggu.

Karena itu, lembaga pendidikan harus responsif dan adaptif. Menurutnya, misi Paidea adalah mendampingi perguruan tinggi dalam transformasi digital. Pendampingan itu dilakukan melalui pelatihan terstruktur dan sertifikasi kompetensi. Ia menambahkan bahwa penguasaan AI harus diiringi etika dan tanggung jawab akademik.

Di sisi lain, Ketua Panitia yang juga Ketua LPM, Dr. Tanti, melaporkan antusiasme peserta sangat tinggi. Ia menyebutkan jumlah pendaftar mencapai 170 orang. Namun demikian, keterbatasan kuota menjadi pertimbangan utama panitia.  Setelah melalui proses seleksi administratif, sebanyak 120 peserta dinyatakan lolos. Mereka terdiri dari dosen dan tenaga kependidikan lintas fakultas.

Lebih lanjut, Dr. Tanti menegaskan bahwa pelatihan ini tidak hanya bersifat teoritis.  Peserta akan mendapatkan praktik langsung penggunaan Gemini dalam konteks akademik. Selain itu, peserta juga mengikuti ujian sertifikasi resmi. Dengan sertifikat tersebut, kompetensi peserta diakui secara profesional. Ia juga mengucapkan terimakasih kepada UTIPD yang telah menginisiasi kegiatan ini.

Melalui kegiatan ini, UIN STS Jambi menunjukkan komitmen terhadap peningkatan mutu. Transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Karena itu, penguatan kapasitas SDM menjadi prioritas strategis. Ke depan, kampus berharap semakin banyak dosen tersertifikasi teknologi AI. Dengan demikian, kualitas pembelajaran dan tata kelola akademik semakin unggul dan adaptif.

Syafitri Handayani

Lihat semua artikel →

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

© 2026 Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. All Rights Reserved. UTIPD 2026.