UIN STS Jambi Gelar Seminar Nasional Cegah Kekerasan terhadap Anak di Era Digital

Berita 2 menit baca 374 kali dilihat
UIN STS Jambi Gelar Seminar Nasional Cegah Kekerasan terhadap Anak di Era Digital

Muaro Jambi – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2025, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi menggelar seminar nasional bertema perlindungan anak. Seminar ini diselenggarakan oleh Pusat Gender, Anak, dan Disabilitas (PGAD) LPPM UIN STS Jambi, Kamis (31/7). Seminar berlangsung di amphitheatre lantai empat dan dihadiri lebih dari 100 peserta dari berbagai sekolah. Sebagai bentuk komitmen kampus terhadap isu kemanusiaan, seminar ini menjadi bagian dari pengabdian masyarakat.

Rektor UIN STS Jambi, diwakili oleh Wakil Rektor I, Dr. Ayub Mursalin. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya sinergi antara kampus, masyarakat, dan pemerintah. Sinergi tersebut, menurutnya, sangat penting untuk mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Ia juga mengingatkan bahwa meskipun Jambi telah meraih status Kota Layak Anak, kewaspadaan harus tetap dijaga. Menurutnya, lingkungan aman adalah hak dasar yang harus dirasakan semua warga negara, khususnya perempuan dan anak.

Selain itu, Dr. Ayub mengajak seluruh peserta untuk bijak dalam menggunakan media sosial. “Ambillah manfaat positif dari media sosial, bukan sisi negatifnya,” tegasnya dalam forum tersebut.

Ia juga menyoroti maraknya kekerasan berbasis gender online (KBGO) di era digital. “Jangan lakukan bullying, intimidasi, atau kekerasan seksual, baik secara langsung maupun di dunia maya,” tambahnya.

Ketua LPPM UIN STS Jambi, Dr. Fridiyanto, juga menyampaikan pentingnya tema seminar tahun ini. Seminar ini mengangkat tema Cerdas Bersosial Media: Cegah Anak dari Kejahatan Seksual. Tema tersebut berangkat dari keresahan akan penggunaan media sosial secara masif oleh anak-anak.

Seminar ini turut menghadirkan narasumber dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMPPA) Kota Jambi. Hadir pula tenaga psikolog klinis dan akademisi dari PGAD UIN STS Jambi sebagai pembicara utama.

Koordinator PGAD, Dr. Nisaul Fadilah, menyampaikan bahwa seminar ini merupakan peringatan hari anak nasional yang jatuh pada 23 Juli. Dan sekaligus puncak dari rangkaian kegiatan magang DRPPA. Mahasiswa magang DRPPA sebelumnya telah melakukan sosialisasi anti kekerasan di desa dan sekolah sekitar Jaluko.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan DPMPPA Kota Jambi. PKS ini memiliki semangat yang sama dengan program Rumah Bersama Indonesia dan DRPPA Tanjung Jabung Barat.

Kepala DPMPPA Kota Jambi, diwakili Nining Maryani, S.E., menyambut baik kolaborasi ini. Ia berharap kegiatan ini dapat mendukung pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak secara berkelanjutan. Menurutnya, laporan kekerasan terhadap anak masih cukup tinggi dan perlu penanganan yang lebih optimal. Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan akan tercipta pelayanan terbaik bagi anak-anak dan perempuan di Kota Jambi.

Syafitri Handayani

Lihat semua artikel →

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

© 2026 Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. All Rights Reserved. UTIPD 2026.