UIN STS Jambi Dukung Akselerasi Guru Besar Melalui Program Penulisan Karya Ilmiah
Muaro Jambi – Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi terus menunjukkan komitmennya terhadap peningkatan mutu akademik. Melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), kampus ini menyelenggarakan kegiatan Pendampingan Persiapan Guru Besar dan Program Penulisan Karya Ilmiah pada Jurnal Bereputasi Internasional.
Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, tepatnya pada 1–2 Oktober 2025. Acara diselenggarakan di Ampiteater Rektorat Lantai 4 UIN STS Jambi dengan suasana penuh semangat kolaborasi.
Tidak hanya diikuti oleh dosen UIN STS Jambi, kegiatan ini juga menghadirkan partisipasi dari Institut Islam Muaro Jambi (INISMA). Kehadiran para akademisi dari dua perguruan tinggi ini diharapkan mampu memperkuat sinergi penelitian, publikasi ilmiah, dan pengembangan akademik.
Ketua LPPM UIN STS Jambi, Fridiyanto, M.Pd., menyampaikan apresiasi besar kepada seluruh peserta. Ia juga memberikan penghargaan khusus kepada jajaran INISMA yang hadir dalam kegiatan ini.
“Selamat datang kepada jajaran kampus INISMA Muaro Jambi. Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan memberi manfaat besar bagi peningkatan karya ilmiah dosen,” ujar Fridiyanto dalam sambutannya.
Selanjutnya, kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang pertemuan formal. Para peserta mendapatkan pendampingan intensif mengenai strategi penulisan karya ilmiah yang sesuai standar internasional. Materi yang diberikan meliputi etika akademik, teknik penulisan, serta strategi meningkatkan peluang publikasi pada jurnal bereputasi.
Dengan bekal tersebut, para dosen diharapkan semakin percaya diri dalam menulis dan mempublikasikan karya ilmiah mereka. Hal ini tentu sejalan dengan upaya mempercepat karier akademik menuju jabatan guru besar.
Selain itu, kegiatan ini menjadi bukti nyata keseriusan UIN STS Jambi dalam mencapai target publikasi ilmiah internasional. Melalui kerja sama dengan INISMA, kampus ini juga memperluas jejaring akademik yang penting bagi perkembangan ilmu pengetahuan.
Pada akhirnya, pendampingan ini bukan hanya mendukung karier dosen, tetapi juga memberi kontribusi berarti bagi pengembangan akademik di tingkat nasional maupun global.