UIN STS Jambi Bahas Kelanjutan Kerja Sama dengan Pemkab Tanjab Barat
UIN Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi kembali menjajaki kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanjung Jabung Barat. Pertemuan dilakukan secara daring melalui Zoom Meeting, Senin (14/4) siang. Agenda utama pertemuan ini adalah membahas kelanjutan kerja sama yang telah berakhir pada Januari 2025.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Dr. Jamaluddin, mewakili rektor membahas kerja sama tersebut. Ia menjelaskan bahwa Kabupaten Tanjung Jabung Barat memiliki banyak potensi untuk dijadikan mitra kerja sama strategis.

“Terlebih UIN STS Jambi kini sudah memiliki Fakultas Kedokteran,” ujar Dr. Jamaluddin dalam pemaparannya.
Ia menambahkan, pihaknya berharap putra-putri daerah Tanjab Barat ikut mendaftar di Fakultas Kedokteran tersebut. Selain itu, UIN STS Jambi juga memiliki fasilitas dan SDM yang tak kalah dari perguruan tinggi umum lainnya.
“Kami memiliki berbagai pusat koordinator yang dapat memberikan kontribusi kepada Pemkab Tanjab Barat,” ujarnya menegaskan.
Dr. Jamaluddin berharap, kerja sama selanjutnya tidak hanya terbatas pada bidang pendidikan saja. Namun juga dapat diperluas ke bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat secara berkelanjutan. “Kontribusi tersebut mencakup kegiatan pendidikan, penelitian, hingga pengabdian kepada masyarakat,” jelasnya.
Pertemuan ini turut dihadiri oleh para Wakil Rektor, Kepala Biro, Dekan, dan Ketua Lembaga di UIN STS Jambi. Turut hadir juga sejumlah kepala koordinator unit kerja lainnya dalam Zoom Meeting hari ini.

Dari pihak Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, hadir Staf Ahli Pemerintahan, H. Anshori, M.Ag. Ia menyampaikan terima kasih atas rencana perpanjangan kerja sama antara UIN STS Jambi dan Pemkab Tanjab Barat.
Menurutnya, kerja sama ini sangat bermanfaat untuk mendukung pembangunan daerah dan peningkatan SDM. Turut serta pula tiga instansi dari Pemkab, yakni Dinas Pendidikan, P3AP2KB, dan Sekretariat Daerah.
“Kami sangat mendukung dan berharap kerja sama ini dapat kita lanjutkan kembali. Terlebih Bupati sangat mengharapkan adanya pelaksanaan diklat bagi guru agama islam,” ujar H. Anshori.
Pertemuan ditutup dengan komitmen bersama untuk segera menyusun draft perjanjian kerja sama yang baru.