UIN Jambi Gelar Rapat Kerja, Bahas Penguatan Tata Kelola dan Inovasi
Jambi – Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi menggelar rapat kerja (raker) pada Rabu (5/2). Kegiatan ini bertujuan untuk merumuskan program kerja yang akan dilaksanakan dalam satu tahun ini. Selain itu, juga untuk membangun kekompakan dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) guna memajukan UIN STS Jambi.
Rektor UIN STS Jambi, Prof. Dr. Kasful Anwar, menekankan pentingnya inovasi dalam mengembangkan perguruan tinggi. Dia mengawali sambutannya dengan kisah tentang sebuah perusahaan kamera yang pernah berjaya. “Pada tahun 1975 ditemukan kamera digital. Perusaan tersebut terlalu percaya diri dengan bisnisnya, sementara yang lain mulai beradaptasi. Akhirnya, perusahaan tersebut bangkrut,” ungkapnya.
Dari kisah tersebut, dia mengajak peserta untuk tidak terjebak dalam zona nyaman. “Kita tidak boleh puas dengan keadaan saat ini, tetapi harus terus mengembangkan UIN Jambi. Jangan takut berubah dan terus lakukan inovasi,” tegasnya.
Dalam rapat kerja ini, beberapa poin utama dibahas, di antaranya:
- Penguatan tata kelola universitas.
- Peningkatan kualitas pendidikan.
- Peningkatan riset dan publikasi ilmiah.
- Penguatan kemitraan dan kerja sama.
- Peningkatan kesejahteraan dan sumber daya manusia.
- Pengembangan kampus ramah lingkungan.
Prof. Kasful mengajak seluruh peserta merumuskan strategi terbaik untuk kemajuan UIN STS Jambi. “Kita harus memberikan yang terbaik bagi kampus ini. Tahun ini, ada tiga prestasi yang kita raih. Ini adalah kado luar biasa,” ujarnya.
Direktur PTKI: PTKIN Harus Bangun Kolaborasi
Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) turut memberikan dukungan terhadap program yang dirancang dalam raker ini. Prof. Sahiron menyampaikan bahwa Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) terus berupaya mengembangkan PTKIN dan PTKIS di Indonesia.

“Bappenas telah meminta kita menyesuaikan dengan standar The World University Rankings (WUR). Kita juga mengejar penilaian dari PBB. UIN Jambi adalah perguruan tinggi pertama yang mendapat informasi mengenai The Impact dan QS World University Rankings,” ungkapnya.
Ia berharap seluruh PTKIN dapat berkolaborasi dengan baik dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan Islam di Indonesia. Raker ini diharapkan menghasilkan keputusan strategis demi kemajuan UIN STS Jambi dan pendidikan tinggi keagamaan di tanah air.
Ketua panitia, Dr. Pahmi, menegaskan pentingnya sinergi dalam meningkatkan kualitas institusi. Raker ini diawali dengan pra-raker yang telah dilaksanakan pada 30-31 Januari 2025. Peserta terdiri dari wakil rektor, ketua lembaga, Satuan Pengawas Internal (SPI), dekan, direktur, ketua dan sekretaris program studi, serta ketua dan sekretaris Gugus Jaminan Mutu (GJM).