Prof. Kasful Anwar Tekankan Peran Sarjana di Era Disruptif pada Wisuda IAIMA Jambi

Berita 2 menit baca 127 kali dilihat
Prof. Kasful Anwar Tekankan Peran Sarjana di Era Disruptif pada Wisuda IAIMA Jambi

Jambi – Rektor Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi menghadiri Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana ke-4 IAIMA Jambi. Kegiatan tersebut berlangsung di Maulidia Convention Center, Rabu (141/2026). Rektor UIN STS Jambi, Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd., hadir sebagai Koordinator Kopertais Wilayah XIII. Kehadiran tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan mutu perguruan tinggi keagamaan Islam.

Acara wisuda dihadiri Wakil Gubernur Jambi, Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I. Turut hadir Wali Kota Jambi sekaligus Pendiri Yayasan Ahsanta Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M. Selain itu, kegiatan dihadiri pimpinan perguruan tinggi, Forkopimda, dan tamu undangan lainnya. Kehadiran para tokoh menunjukkan dukungan terhadap pengembangan IAIMA Jambi.

Dalam sambutannya, Prof. Kasful Anwar menyampaikan apresiasi atas capaian IAIMA Jambi. Ia menilai IAIMA Jambi terus berkembang secara kelembagaan dan akademik. Ia juga mengapresiasi peran Yayasan Ahsanta Jambi dalam pengembangan kampus. “Atas nama Koordinator Kopertais Wilayah XIII, saya mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan,” ujarnya.

Selanjutnya, Prof. Kasful menyampaikan orasi ilmiah yang menyoroti tantangan global. Ia menjelaskan pergeseran peran gelar akademik di era ekonomi disruptif. Menurutnya, ijazah bukan lagi tujuan akhir pendidikan tinggi. Ijazah merupakan pintu awal memasuki dunia kerja yang kompetitif.

Ia menegaskan nilai sarjana diukur dari dampak nyata di lingkungan kerja. Dampak tersebut mencakup kontribusi sosial dan profesional. Prof. Kasful juga menyoroti kesenjangan antara dunia pendidikan dan dunia kerja. Kesenjangan tersebut menuntut kemampuan belajar sepanjang hayat.

Selain itu, perkembangan kecerdasan buatan mengubah karakter pekerjaan. Perubahan tersebut menuntut kemampuan adaptasi yang tinggi dari lulusan. Ia memaparkan tiga pilar kekuatan sarjana masa kini. Pilar tersebut meliputi adaptasi, empati sosial, dan integritas etis. Pesan tersebut menekankan peran etika dalam pendidikan tinggi. “Di tengah banjir informasi, sarjana harus menjadi kompas moral,” tegasnya.

Menutup orasi, Prof. Kasful berpesan agar gelar dipandang sebagai amanah. Ia mendorong penguasaan kompetensi abad ke-21 secara berkelanjutan.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jambi menyampaikan rasa syukur atas pelaksanaan wisuda. Ia berharap seluruh wisudawan memperoleh keberkahan dari Allah SWT. Wakil Gubernur menegaskan komitmen pemerintah meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Perguruan tinggi didorong untuk inovatif dan berdaya saing.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Jambi mengapresiasi kehadiran Prof. Kasful Anwar. Ia menilai sinergi antarperguruan tinggi penting bagi pembangunan daerah. Wisuda ke-4 IAIMA Jambi diharapkan melahirkan sarjana muslim unggul. Lulusan diharapkan berakhlak mulia dan berjiwa kewirausahaan Islami.

Syafitri Handayani

Lihat semua artikel →

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

© 2026 Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. All Rights Reserved. UTIPD 2026.