PETASEMA 2025 UIN STS Jambi, Hadirkan Kompetisi Seni Lukis
Muaro Jambi – Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi menyelenggarakan Pekan Talenta dan Seni Mahasiswa atau PETASEMA 2025. Kegiatan tahunan ini menjadi wadah penting bagi mahasiswa untuk mengekspresikan bakat seni dan budaya. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat ruang apresiasi seni di lingkungan perguruan tinggi. Salah satu cabang lomba yang menarik perhatian publik adalah lomba seni lukis.
Pada tahun ini, lomba seni lukis PETASEMA diikuti peserta dari berbagai daerah. Kehadiran peserta yang beragam menunjukkan pesona PETASEMA di tingkat nasional. Pada kategori nasional, panitia mencatat 17 peserta yang mengikuti perlombaan. Sementara itu, pada kategori regional tercatat 12 peserta yang turut serta. Dengan demikian, total peserta mencapai 29 orang dari berbagai latar belakang seni rupa.
Selanjutnya, panitia menjelaskan bahwa kategori nasional dilaksanakan secara daring. Para peserta diminta membuat karya sesuai ketentuan teknis yang telah disampaikan sebelumnya. Selain itu, peserta harus mengirimkan video proses pembuatan karya kepada panitia. Peserta juga diwajibkan mengirimkan foto hasil akhir karya dengan resolusi tinggi. Seluruh dokumen kemudian diserahkan kepada tim panitia di UIN STS Jambi.
Kemudian, semua karya dinilai langsung oleh dewan juri yang kompeten di bidang seni rupa. Dewan juri terdiri dari akademisi dan praktisi yang berpengalaman dalam dunia seni. Dengan komposisi juri tersebut, penilaian diharapkan berlangsung objektif dan profesional. Para juri menilai karya berdasarkan pedoman yang telah ditetapkan panitia.
Tahun ini, lomba seni lukis mengangkat tema “Astacita”. Tema ini menggambarkan delapan cita luhur yang menjadi arah pengembangan mahasiswa. Nilai tersebut meliputi religiusitas dan moralitas. Selain itu, tema ini juga mencakup kecendekiaan, kebangsaan, dan kebudayaan. Selanjutnya, nilai kreativitas, kemandirian, dan kepedulian sosial turut dimasukkan dalam tema tersebut.
Dengan tema tersebut, peserta diajak menggali nilai luhur dalam bentuk visual. Melalui pendekatan visual tersebut, peserta diharapkan menciptakan karya yang indah dan bermakna. Selain itu, para peserta juga diharapkan mampu menghadirkan pesan moral bagi generasi muda.
Panitia menyampaikan bahwa penilaian berfokus pada originalitas karya peserta. Aspek teknik pewarnaan juga menjadi bagian penting dalam proses penilaian. Selain itu, kesesuaian tema, estetika, dan kekuatan pesan visual turut diperhitungkan. Semua komponen ini menentukan kualitas akhir karya para peserta.
Hasil penjurian akan diumumkan pada puncak acara PETASEMA 2025. Pada acara tersebut, peserta terbaik akan menerima penghargaan resmi dari panitia. Selain itu, karya terpilih juga akan ditampilkan dalam galeri PETASEMA.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, UIN STS Jambi berharap PETASEMA terus berkembang di tahun mendatang. Kegiatan ini dapat menjadi ruang aktualisasi seni bagi mahasiswa Indonesia. Selain itu, PETASEMA juga diharapkan memperkuat jejaring seni di tingkat regional maupun nasional.
Kontributor: Maulana AG