Menuju Smart Campus, UIN STS Jambi Gelar Workshop Desain Pembelajaran Online

Berita 2 menit baca 179 kali dilihat
Menuju Smart Campus, UIN STS Jambi Gelar Workshop Desain Pembelajaran Online

Muaro Jambi – Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi menggelar Workshop Desain Pembelajaran Online pada Selasa (25/11). Kegiatan ini berlangsung di ruang rapat senat lantai enam Gedung Rektorat. Selain itu, kegiatan ini turut menghadirkan narasumber utama, Prof. Setiawan Assegaf, yang saat ini menjabat sebagai Rektor Universitas Dinamika Bangsa Jambi.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan, Dr. Ayub Mursalin, menyampaikan sambutan dan memmbuka workshop. Ia mengucapkan selamat datang kepada narasumber dan seluruh peserta workshop. Selanjutnya, ia menegaskan bahwa perkembangan dunia saat ini menuntut setiap perguruan tinggi untuk beradaptasi dengan teknologi digital. Oleh karena itu, UIN STS Jambi perlu meningkatkan kapasitas pembelajaran berbasis digital agar tidak tertinggal.

Selain itu, Dr. Ayub menjelaskan bahwa pembelajaran online tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas, tetapi juga kuantitas layanan pendidikan. Ia menambahkan bahwa UIN STS Jambi telah menerapkan sistem pembelajaran 70 persen tatap muka dan 30 persen online. Namun, berdasarkan data APK Provinsi Jambi, angka partisipasi pendidikan masih berada di bawah standar nasional. Dengan demikian, workshop ini diharapkan mampu menjadi langkah strategis untuk meningkatkan mutu pendidikan Provinsi Jambi.

Kemudian, Dr. Ayub menegaskan bahwa perguruan tinggi harus hadir sebagai institusi yang berdampak bagi kemajuan bangsa. Ia berharap workshop ini dapat menjadi pendorong untuk memperkuat sistem pembelajaran online yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.

Selanjutnya, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), Dr. Tanti, turut memberikan penjelasan mengenai pentingnya pembelajaran online. Ia menegaskan bahwa kebutuhan akan pembelajaran digital semakin mendesak, terutama dalam mewujudkan visi smart campus. Karena itu, pembelajaran online harus dirancang dengan baik agar mampu menjawab tantangan zaman.

Dr. Tanti juga menjelaskan bahwa pembelajaran online sebenarnya sudah diterapkan sejak masa pandemi Covid-19. Namun, ia menekankan bahwa tujuan utama bukanlah sekadar memindahkan pembelajaran tatap muka ke platform digital. Sebaliknya, mutu pendidikan harus tetap terjaga meskipun proses belajar berlangsung secara hybrid.

Selain itu, ia menyebut bahwa pembelajaran di era digital dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja. Oleh karena itu, dosen dituntut untuk mampu merancang pembelajaran yang fleksibel tetapi tetap berkualitas. Ia berharap hasil workshop ini dapat diterapkan langsung dalam proses pembelajaran di kelas.

Dengan demikian, workshop ini menjadi upaya nyata UIN STS Jambi dalam menghadapi tantangan pendidikan digital. Melalui peningkatan kapasitas dosen dan penguatan sistem pembelajaran online, UIN STS Jambi berkomitmen menciptakan layanan akademik yang lebih adaptif, inovatif, dan bermutu tinggi.

Syafitri Handayani

Lihat semua artikel →

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

© 2026 Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. All Rights Reserved. UTIPD 2026.