Kolaborasi UIN STS Jambi di Acara Konsolidasi LKPP untuk Pengadaan Lebih Efisien
Kepala Biro AUPKK UIN STS Jambi Hadiri Konsolidasi LKPP
Universitas Negeri Medan menjadi tuan rumah acara konsolidasi pengadaan barang dan jasa yang diadakan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) pada Rabu, (7/8). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah, khususnya di wilayah Sumatra.
Dr. Sri Ilham Lubis, M.Pd, Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, Keuangan dan Kepegawaian (AUPKK) UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, hadir dalam acara ini, Rabu (7/8). Turut hadir juga Kepala SPI UIN STS Jambi, Dr. Pahmi serta Ketua Tim Humas dan Kerja sama, Zakiah, M.Pd.I. Partisipasi beliau menegaskan pentingnya kolaborasi antar berbagai institusi pendidikan dan kesehatan dalam meningkatkan efisiensi pengadaan barang dan jasa.
Sistem Informasi Rencana Pengadaan (SIRUP) mencatat bahwa belanja pengadaan di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Rumah Sakit Vertikal (RSV) di Sumatera cukup besar. Banyak paket pengadaan yang berulang dan sejenis, sementara sumber daya manusia (SDM) yang mengelola pengadaan masih terbatas. Hal ini menuntut adanya strategi inovatif untuk meningkatkan efisiensi.
Salah satu strategi yang diusulkan adalah konsolidasi pengadaan, yang melibatkan pengelompokan barang dan jasa serupa untuk diadakan secara bersama-sama. Strategi ini diharapkan dapat mengoptimalkan nilai manfaat barang dan jasa yang diadakan oleh pemerintah.
Dr. Sri Ilham Lubis menyampaikan beberapa usulan penting dalam acara tersebut. Menurutnya, perlu adanya pedoman teknis yang jelas dalam pelaksanaan konsolidasi. Pedoman ini akan menjadi acuan bagi semua pihak yang terlibat dalam proses pengadaan. Selain itu, rektor sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) perlu dilibatkan secara aktif dalam pelaksanaan konsolidasi ini. “Penggagas pelaksanaan konsolidasi harus ditentukan dengan jelas agar setiap tahapan dapat berjalan dengan efektif,” ujar Dr. Sri Ilham Lubis.
Kehadiran Kepala Biro AUPKK dalam acara ini menunjukkan komitmen UIN STS Jambi dalam mendukung pengadaan barang dan jasa yang lebih efisien dan efektif. Sebagai perwakilan dari lembaga pendidikan tinggi, kontribusi UIN STS Jambi diharapkan dapat memberikan pandangan yang lebih komprehensif dalam proses konsolidasi ini.
Pembukaan Konsolidasi oleh Direktur Advokasi LKPP
Kegiatan ini dibuka oleh Muhammad Aris Supriyanto, Direktur Advokasi Pemerintah Pusat LKPP. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya efisiensi dan efektivitas dalam belanja barang dan jasa pemerintah. Strategi konsolidasi dipandang perlu untuk memastikan barang dan jasa yang diperoleh berkualitas tinggi dengan harga yang efisien.
Acara ini juga menghadirkan narasumber dari Kementerian Pendidikan dan Kementerian Kesehatan. Yang membahas strategi konsolidasi dalam pengadaan barang dan jasa sejenis. Contoh pengadaan seperti jaringan internet di PTN yang seharusnya memiliki harga dan kualitas yang seragam serta kualitas kertas ijazah yang konsisten melalui aplikasi konsolidasi, dibahas secara mendalam.
Perwakilan Rumah Sakit Vertikal Kementerian Kesehatan turut memberikan pandangan mengenai pentingnya perencanaan kebutuhan dan spesifikasi produk dalam pengadaan. Mereka menekankan bahwa produk dalam negeri (PDN) harus diutamakan dalam pemilihan barang dan jasa yang diadakan.
Acara yang berlangsung di Gedung Digital Library Universitas Negeri Medan ini dihadiri oleh 135 peserta. Mereka merupakan perwakilan dari satuan kerja Kementerian/Lembaga wilayah Sumatra, termasuk pimpinan perguruan tinggi dan rumah sakit. Dalam pertemuan ini, setiap produk yang ditawarkan harus didokumentasikan dengan baik untuk menyusun kesepakatan bersama yang menguntungkan semua pihak.
Rektor Universitas Negeri Medan turut memberikan keynote speech dan mengimbau peserta untuk memaksimalkan upaya konsolidasi pengadaan demi efisiensi yang lebih baik.
Momen ini menjadi langkah penting bagi LKPP dalam usaha meningkatkan efisiensi pengadaan barang dan jasa pemerintah. Melalui acara ini, LKPP berharap kolaborasi yang terjalin dapat berkelanjutan dan memberikan manfaat yang nyata. Penggunaan produk dalam negeri dan UMK diharapkan semakin meningkat, menjadikan kolaborasi ini sebagai langkah strategis menuju pengadaan yang lebih efisien dan efektif di masa mendatang.
Dengan terlibatnya UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi dan berbagai institusi lainnya, diharapkan konsolidasi ini dapat menyatukan visi dan persepsi semua pihak terkait. Dan menjadikan pengadaan barang dan jasa pemerintah lebih inovatif dan efisien.