Kerja Sama Strategis: UIN Jambi Teken MoU dengan SMKN 2 dan Garuda Nusa Foundation
Muaro Jambi – Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi kembali menjalin kerja sama strategis dengan dua lembaga penting. Penandatanganan memorandum of understanding (MoU) ini berlangsung di ruang rapat Rektor lantai tiga UIN STS Jambi.
Penandatanganan Mou ini dilakukan bersama SMKN 2 Kota Jambi dan organisasi non-pemerintah Garuda Nusa Foundation sebagai mitra kerja sama, Senin (5/5). Acara disaksikan oleh Wakil Rektor, Kepala Biro, serta perwakilan dari SMKN 2 Kota Jambi dan Garuda Nusa Foundation.
Rektor UIN STS Jambi, Dr. Kasful Anwar, menyampaikan harapannya terhadap kerja sama yang baru ditandatangani tersebut. “Harapan kita dari siswa SMKN banyak yang berminat melanjutkan studi ke UIN STS Jambi,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa UIN Jambi kini berdiri sejajar dengan universitas lain di Indonesia. “Kita tidak hanya dikenal di bidang keilmuan agama, tetapi juga menghasilkan sarjana saintis yang agamis,” katanya.
Dr. Kasful juga menjelaskan bahwa mahasiswa baru UIN Jambi akan tinggal di asrama saat awal perkuliahan. Tujuannya agar para mahasiswa bisa memperdalam ilmu agama secara lebih intensif sejak awal kuliah.
Ia juga menegaskan bahwa alumni UIN Jambi mampu bersaing dengan lulusan perguruan tinggi lainnya. “Saya meminta agar putra-putri Jambi tidak ragu dan malu untuk kuliah di UIN STS Jambi,” imbuhnya.
Kepala SMKN 2 Kota Jambi, Dr. Woro Handayani, menyambut baik kerja sama ini secara positif. Ia menjelaskan bahwa pelatihan bahasa asing dengan UPB UIN STS Jambi sangat penting bagi siswa SMK.“Setelah lulus, siswa tetap akan mendapatkan pendampingan melalui program BKK selama dua tahun,” katanya.
Sementara itu, Founder Garuda Nusa Foundation, Anton Agus Setiawan, memaparkan visi dan misi organisasinya.“Dengan kerja sama ini, kami berharap kemampuan bahasa asing peserta didik dapat meningkat signifikan,” jelasnya.
Garuda Nusa berfokus pada pemberdayaan pemuda dalam bidang kepemimpinan, pendidikan, dan gerakan sosial. Menurutnya, generasi muda harus dipersiapkan sejak dini menghadapi bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045.
kerja sama strategis ini diharapkan menjadi awal kolaborasi berkelanjutan demi peningkatan kualitas SDM di Provinsi Jambi.