Grand Final Duta Gender dan Anak UIN STS Jambi 2024: Membumikan Kesadaran Gender dan Inklusi di Kampus
Jambi – Grand Final Duta Gender dan Anak UIN STS Jambi 2024 yang berlangsung di Sutha Inn UIN STS Jambi. Pagelaran ini berhasil memikat perhatian seluruh civitas academica. Acara yang diselenggarakan pada Kamis (19/12) ini dirancang sebagai bentuk kampanye. Selain untuk meningkatkan kesadaran akan isu-isu gender, anak, dan disabilitas yang selama ini sering terabaikan.
Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan pemahaman mendalam tentang pentingnya inklusivitas dan keadilan sosial. Baik di lingkungan kampus maupun di masyarakat luas. “Proses membangkitkan kesadaran ini bukanlah tugas individual, tetapi harus dilakukan secara kolektif. Mahasiswa adalah kelompok strategis, bersama civitas academica lainnya, akan menjadi kunci keberhasilan gerakan ini,” ujar Nisaul Fadillah, M.Si., Ph.D., Korpus Gender, Anak, dan Disabilitas UIN STS Jambi.
Dari lebih 30 mahasiswa yang direkomendasikan oleh enam dekan fakultas di UIN STS Jambi. Setelah melewati pembekalan, penugasan dan penilaian, terpilih 10 finalis. Dengan mempertimbangkan representasi gender dan proporsi mahasiswa putra dan putri di tiap fakultas. “Duta yang terpilih diharapkan menjadi duta-duta perubahan yang mampu menyebarkan kesadaran tentang pentingnya isu gender, anak, dan disabilitas di semua fakultas. Bahkan melakukan advokasi terkait isu yang dimaksud” tambah Nisa.
Pada Grand Final Duta Gender dan Anak UIN STS Jambi 2024, Ahmed Zidan Saputra dari Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama dinobatkan sebagai Winner Putra, sementara gelar Winner Putri diraih oleh Milla Tullaili dari Fakultas Tarbiyah dan Keguruan. Posisi Runner-Up 1 Putra diberikan kepada Marsal Wiraguna dari Fakultas Dakwah, dan Runner-Up 1 Putri jatuh kepada Tiara Aprilani Pertiwi dari Fakultas Tarbiyah dan Keguruan. Untuk posisi Runner-Up 2, Nasem Hammed dari Fakultas Syariah terpilih sebagai Putra, sedangkan Diah Lestari dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam menjadi Runner-Up Putri.
Selain itu, Ahmed Zidan Saputra dan Tiara Aprilani Pertiwi juga dianugerahi gelar Duta Favorit. Penghargaan Best Video diberikan kepada Tim Green Tea yang beranggotakan Marsal Wiraguna, Meri Nurkalina, Muhammad Arif, dan Zahira Diva Alhadi. Diberikan atas kreativitas mereka dalam menyampaikan pesan-pesan terkait isu gender, anak, dan disabilitas. Selain penghargaan utama, seluruh finalis mendapatkan uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan kontribusi mereka dalam gerakan kesadaran ini.
Acara ini dibuka oleh Sekretaris LPPM, Massuhartono, S.Psi. MA.Si dan dihadiri oleh para dekan, wakil dekan, ketua jurusan, dosen, mahasiswa termasuk mahasiswa difabel. Di samping itu penjurian pun melibatkan dosen dari eksternal UIN STS Jambi.
Terpisah, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr. Jamaluddin, M.Pd.I, dalam perjalanan pulang menghadiri pelantikan Rektor terpilih di Jakarta. Mengapresiasi kegiatan ini sebagai langkah penting membangun kesadaran gender, anak, dan disabilitas.
