FEBI Menghidupkan Ruh Entrepreneurship dalam Perspektif Antropologi Kampus UIN STS Jambi
Oleh: Dr. Pahmi.Sy. S.Ag, M.Si {Warek II UIN STS Jambi)
Catatan; FEBI EXPO, 8 s.d 9 Juni 2026 di Kampus II UIN STS Jambi
Ratusan Pengunjung dan sekitar 33 lebih Unit Usaha/bazar Mahasiwa dan UMKM sekitar kampus hadir meramaikan FEBI EXPO. Waktu yang singkat tempat yang sederhana (baca; merakyat), kegiatan ini sangat penting bagi kampus dalam rangka menanamkan kebaikan dan keunggulan. Perguruan tinggi atau kampus tidak hanya berfungsi sebagai tempat transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai ruang pembentukan budaya dan karakter.
Dalam perspektif antropologi kampus, setiap aktivitas akademik, tradisi, nilai, dan interaksi yang berlangsung di lingkungan kampus akan membentuk cara berpikir dan bertindak warga kampus. Oleh karena itu, upaya Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN STS Jambi dalam menghidupkan ruh entrepreneurship sesungguhnya merupakan bagian dari proses membangun budaya kampus yang produktif, kreatif, dan inovatif. Antropologi kampus memandang bahwa budaya tidak lahir secara tiba-tiba, melainkan dibentuk melalui kebiasaan yang terus-menerus dilakukan.
Jika mahasiswa setiap hari hanya dibiasakan menjadi pencari kerja, maka akan terbentuk budaya ketergantungan terhadap lapangan pekerjaan yang tersedia. Sebaliknya, jika mahasiswa dibiasakan berpikir kreatif, melihat peluang, berani mengambil risiko, dan menciptakan inovasi, maka akan tumbuh budaya entrepreneurship yang kuat di lingkungan kampus. Dalam konteks UIN STS Jambi, entrepreneurship tidak hanya dimaknai sebagai aktivitas ekonomi, tetapi juga sebagai nilai budaya yang selaras dengan ajaran Islam.
Semangat kemandirian, kerja keras, kejujuran, tanggung jawab, dan keberanian mengambil keputusan merupakan nilai-nilai yang diwariskan oleh tradisi kewirausahaan Islam sejak masa Rasulullah SAW. Nilai-nilai tersebut dapat menjadi bagian dari identitas budaya akademik mahasiswa FEBI maupun mahasiswa UIN STS Jambi. Melalui berbagai kegiatan seperti praktik bisnis, bazar mahasiswa, inkubasi usaha, pelatihan kewirausahaan, serta pemanfaatan teknologi digital, FEBI sedang membangun ekosistem budaya yang mendorong mahasiswa untuk menjadi pelaku perubahan. Dari sudut pandang antropologi kampus, kegiatan-kegiatan tersebut bukan sekadar program fakultas, melainkan instrumen pembentukan budaya baru yang menjadikan kewirausahaan sebagai bagian dari cara hidup mahasiswa.
Sukses FEBI Sukses UIN STS Jambi. terlihat mahasiswa pelaku usaha sangat ceria penuh senyum, termasuk juga UMKM sekitar terlihat bahagia menyambut FEBI EXPO 2026 termasuk juga para pengunjung hal ini menandakan bahwa pembangunan budaya entrepreneurship yang kreatif, inovatif, mandiri bagi mahasiswa terus berlanjut dan berkembang, sehingga padaakhirnya mahasiswa tidak hanya hadir sebagai sosok pekerja, tetapi pelaku dan pembuka lapangan pekerjaan