Barang Bekas Jadi Berkah: Program Babeku Store Edukasi 3R

Berita 2 menit baca 188 kali dilihat
Barang Bekas Jadi Berkah: Program Babeku Store Edukasi 3R

Muaro Jambi Sebuah inisiatif unik muncul dari lingkungan kampus yang mengusung konsep daur ulang dan pemberdayaan mahasiswa. Melalui program sosial bertajuk Babeku (Barang Bekas Berkualitas) Store, para mahasiswa mewujudkan inisiatif ini. Mereka mengumpulkan, mengelola, dan mendistribusikan barang bekas layak pakai untuk dijual murah atau dibagikan gratis.

Baberku Store menerima donasi barang seperti baju, sepatu, tas, hingga peralatan rumah tangga dari masyarakat kampus maupun luar kampus. Barang-barang tersebut terbagi berdasarkan kualitasnya. Barang yang masih sangat bagus atau bahkan baru dijual dengan harga terjangkau, antara Rp5.000 hingga Rp10.000. Sementara itu, barang yang sekadar masih layak pakai diberikan secara cuma-cuma.

Program ini disosialisasikan melalui media sosial dan website, serta telah mendapat sambutan positif dari para dosen dan sebagian warga sekitar komplek kampus.”Kami ingin mengedukasi masyarakat tentang pentingnya prinsip 3R: Reduce, Reuse, dan Recycle,” ujar Irmawati Sagala.

Tak hanya berhenti pada pakaian bekas, Babeku Store juga mengembangkan program “Sedekah Kertas Bekas”. Lewat program ini, masyarakat diajak berdonasi dalam bentuk kertas atau kardus bekas yang kemudian dijual kembali. Hasil penjualannya digunakan untuk membiayai program sosial, termasuk bantuan makan bagi petugas penyapu jalan dan rencana pemberian beasiswa untuk mahasiswa.

Prodi Ilmu Pemerintahan telah menguji coba program ini dan berhasil menggalang banyak donasi. Hasil penjualannya untuk menyediakan makan gratis bagi petugas kebersihan kampus.. “Biasanya bantuan berasal dari dana zakat atau bank, tapi ini unik karena datang dari kertas bekas,” ujar Irmawati Sagala, Kapus Lingkungan Hidup dan SDGs.

Ke depan, Babeku Store memiliki visi yang lebih besar. Bersama Pusat Gender, Anak, dan Disabilitas, program ini akan memberdayakan mahasiswa untuk memproduksi pembalut kain, sabun handmade dari minyak jelantah, serta ekoenzim. Babeku Store juga akan menjual produk-produk ramah lingkungan ini.

Lewat program ini, para penggagas berharap dapat mengubah cara pandang masyarakat terhadap barang bekas sekaligus menciptakan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan dalam satu gerakan.

Penulis: Serly Ramadhani, Fotografer: Zulhanan marwin

Syafitri Handayani

Lihat semua artikel →

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

© 2026 Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. All Rights Reserved. UTIPD 2026.