Asesmen Lapangan LAMSAMA Dorong Peningkatan Mutu Prodi SaIG UIN STS Jambi
MUARO JAMBI — Langit cerah menyambut pelaksanaan asesmen lapangan Program Studi Sistem Informasi Geografi (SaIG), Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. Kegiatan asesmen lapangan ini berlangsung pada Senin – Rabu (2-4/2/2026), di lantai enam UIN STS Jambi. Suasana terasa kondusif sejak pagi, seiring kesiapan seluruh unsur fakultas dan program studi.
Pada kesempatan itu, Rektor UIN STS Jambi, Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd., menyampaikan sambutan. Ia mengucapkan selamat datang kepada tim Asesor LAMSAMA yang hadir melaksanakan asesmen lapangan. Adapun asesor yang hadir yaitu Prof. Dr. Antonius Nanang Tyasbudi Puspito, M.Si dan Dr. Margareta Widyastuti, M.T.
Dalam sambutannya, Prof. Kasful Anwar menjelaskan secara umum kondisi dan perkembangan UIN STS Jambi. Ia menyebutkan bahwa UIN STS Jambi berdiri pada tahun 1967 sebagai institusi pendidikan tinggi keagamaan. Selanjutnya, pada tahun 2017, kampus ini resmi bertransformasi menjadi Universitas Islam Negeri.
Seiring transformasi tersebut, UIN STS Jambi terus mengalami perkembangan signifikan. Saat ini, UIN STS Jambi memiliki delapan fakultas dan satu program pascasarjana. Keseluruhan terdiri dari 50 program studi aktif.
Lebih lanjut, Prof. Kasful Anwar menegaskan capaian akreditasi yang terus meningkat. Sebanyak 25 program studi di UIN STS Jambi telah meraih akreditasi unggul. Capaian tersebut mencerminkan komitmen kampus terhadap peningkatan mutu akademik.
Menariknya, Prof. Kasful juga menyoroti kekhasan UIN STS Jambi di tingkat regional. Di Sumatera, PTKIN hanya UIN STS Jambi yang memiliki fakultas kedokteran. Menurutnya, hal tersebut menjadi kepercayaan besar sekaligus tantangan juga.
Ia mengapresiasi seluruh sivitas akademika atas kerja keras yang telah dilakukan. “Perkembangan UIN STS Jambi saat ini sangat luar biasa. Saya berharap asesmen lapangan dapat menghasilkan capaian terbaik bagi program studi,” ujar Prof. Kasful Anwar.
Sementara itu, Asesor LAMSAMA, Prof. Dr. Antonius Nanang Tyasbudi Puspito, M.Si, memberikan penjelasan teknis asesmen. Ia menegaskan bahwa asesmen lapangan bukanlah proses mengadili prodi. Menurutnya, asesmen bertujuan mencocokkan dokumen yang disiapkan dengan kondisi nyata di lapangan.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa asesor hanya memotret realitas yang ada. Tidak terdapat konflik kepentingan dalam proses asesmen yang dilakukan. Seluruh penilaian dilaksanakan secara objektif dan profesional sesuai ketentuan.
Ia juga menjelaskan bahwa hasil asesmen lapangan akan dipaparkan kepada dekan dan ketua program studi. Hasil tersebut merupakan kesepakatan bersama yang disampaikan kepada dewan asesor.
Dekan Fakultas Sains dan Teknologi, Arfan, Ph.D., menyampaikan kondisi Program Studi Sistem Informasi Geografi. Ia menjelaskan bahwa program studi tersebut berdiri pada tahun 2022. Saat ini, mahasiswa tertua berada pada semester enam dan segera memasuki semester tujuh.
Selain itu, Arfan menyampaikan penguatan sumber daya manusia terus dilakukan. Beberapa dosen telah dan sedang menempuh pendidikan doktoral. Ia berharap pada tahun ini Program Studi Sistem Informasi Geografi dapat melahirkan alumni pertamanya.
Melalui asesmen lapangan ini, UIN STS Jambi menegaskan komitmennya menjaga mutu pendidikan berkelanjutan.
